Latest News

BERANI MEMULAI USAHA

Advertisement
Berani memulai usaha pantas kita jadikan sebagai kunci sukses dalam hidup kita. Apa yang anda cari didalam hidup? salah satunya adalah kesuksesan dalam hidup, khususnya finansial. Meskipun sebuah kesuksesan memang diartikan sangat luas oleh setiap orang, masing - masing orang mempunyai persepsi yang beragam menyangkut makna dari sebuah kesuksesan. Siapakah diantara anda yang tidak ingin memiliki banyak uang dan materi yang berlimpah? Alloh SWT juga menganjurkan agar hamba-hambanya menjadi orang yang kuat ( kaya raya ). Jadi, menurut saya, kita sah-sah saja mempunyai mimpi kita harus menjadi seseorang yang sukses dan punya kekayaan yang melimpah, asalkan kita tetap bersyukur dan mampu mempertanggungjawabkan darimana dan kemana harta kita peroleh dan kita nafkahkan.

Sukses, sebuah kata yang banyak orang inginkan dan impikan. Kita bebas bermimpi, kita bebas berekspresi, kita bebas menentukan pilihan dalam hidup, kita berhak untuk sukses. Setiap pilihan mengandung sebuah resikonya masing-masing. Jika anda yakin anda bisa, maka anda pun akan bisa, jika anda merasa ragu dan merasa tidak bisa, iya maka anda pun tidak akan bisa. Jadi, kuncinya adalah yakin, yakin, yakin, yakin, yakin dan yakin. Yakinkan diri anda bahwa anda mampu untuk menjadi orang sukses.

berani memulai usahaTidak banyak yang berani menggebrak dan berani mengambil resiko. Kebanyakan dari kita masih mencari "yang aman-aman saja", "yang rata-rata saja", " yang pasti-pasti saja" dan lain sebagainya. Padahal jika kita ingin menjadi orang yang "tidak rata-rata", kita harus berani berbeda. Menang kalah soal biasa. Yang terpenting kita yakin pada diri sendiri dan yakin kepada Alloh SWT> Sang Maha Kaya. Bukankah anda juga yakin bahwa "tidak ada yang tidak mungkin bagi Alloh SWT". Alloh SWT bisa menghapus kekayaan yang bernilai miliaran rupiah dalam sekejap. Gempa misalnya, apa yang bisa manusia lakukan? jadi, yakinlah, jika Alloh SWT mampu menghilangkan miliaran rupiah dalam sekejap, tentu Alloh SWT juga bisa dengan mudah membuat anda menjadi seorang milioner dalam sekejap. Apa sih yang tidak mungkin bagi ALLOH SWT? semua serba mungkin bagi -Nya. Jadi, tenang saja, jangan khawatir.

Anda tentu pernah mendengar, sebuah contoh yang simple dan seringkali terdengar. Anda ingat, contoh burung dan ayam? Iya, anda lihat seekor burung. Pagi hari mereka berkicau dengan riangnya, seolah mereka selalu yakin bahwa hari yang baru ini rezeki mereka akan melimpah, jadi mereka akan selalu optimis menyambut hari baru. Setelah itu, mereka terbang mencari makan. Mereka ( burung ) tidak punya otak / akal fikiran lho. Setelah sore mereka kembali ke sarangnya dengan perut sudah terisi penuh makanan alias kenyang. Mereka masih bisa berkicau dengan riangnya. Bayangkan, mereka tidak punya akal seperti kita, tetapi mereka mampu mencukupi kebutuhannya sendiri. Alloh Swt sudah pasti memberikan rezeki kepada setiap makhluknya, Bagaimana dengan kita? yah, sudah barang tentu masing-masing kita pasti sudah ada jatah rezekinya. Tinggal bagaimana usaha kita menjemput rezeki yang sudah dipersiapkan-Nya. Apa tidak malu jika kita sampai maaf "mengemis"?

Kembali lagi, anda tahu binatang yang namanya ayam bukan? mereka juga tidak dibekali akal dan fikiran seperti kita? tetapi apa, mereka pergi dari kandang pagi hari dengan perut kosong, sore hari kembali ke kandang sudah penuh makanan dan kenyang. Ayam saja bisa mencari makanannya sendiri, masa iya sih kita tidak bisa? mau kalah sama burung dan ayam?hehe

Oke, mungkin anda berpendapat, "ah teori, ngomongnya sih gampang, tapi prakteknya sulit bos". Hmm, jadi anda kurang yakin nih sama janji Alloh SWT? sudahlah, kita percaya 1000 persen saja sama Alloh Swt, jangan banyak mikir macem-macem. Yakin saja, usaha ditambah doa ditambah amal. Tinggal kita tawakkal kepadaNya. Dan tunggu hasilnya. Anda percaya dengan keajaiban sedekah? Harus percaya ya.

Mental sangat berpengaruh terhadap kesuksesan kita. Mental tempe akan kalah dengan mental baja. Sikap mental inilah yang sering membawa seseorang untuk kalah menyerah dan pasrah jadi kere, atau menang dan menjadi besar. Untuk sukses, "katanya" sih kita harus mengambil jalur kanan, yaitu berani memulai usaha. Usaha itu untuk dibuka bukan untuk dihitung-hitung ( Purdi E chandra, seorang enterpreneur sukses, presiden direktur primagama). Jadi, intinya kita berani buka usaha dulu. jangan terlalu pusing menghitung-hitung nanti rugi gimana, nanti nggak balik modal gimana. Aduh, belum buka saja sudah dihitung-hitung, jadinya malah nggak jadi buka usahanya hehe..ini juga kata purdi e chandra lho dari sebuah video yang pernah saya lihat.

Otak kanan. Nah, kalau yang ini nih, identik dengan bang Ippho "right" santosa. Ya, seorang yang masih muda dan tentu saja "kaya raya". Dia mengajarkan berbagai hal yang sangat bermanfaat. Jika anda tidak berani keluar kerja dan membuka usaha, berarti anda (....... ) ini adalah salah satu kutipan yang pernah saya baca dari salah satu bukunya, "7 keajaiban rezeki". Orang kanan biasanya identik dengan kreatif, imajinasi, intuisi, berfikirnya melompat-lompat, tidak terstruktur dan lain-lain. Sangat berbeda sekali dengan orang kiri. Oh iya lupa, orang kanan= orang dengan dominasi otak kanan yang lebih banyak. Orang kiri=orang yang dominasi otak kirinya lebih banyak.

Masih terkait dengan pemikiran bang ippho, orang kiri itu biasanya suka dan seneng diatur-atur. Terstruktur, urut, suka menghitung-hitung, logika dan katanya sih suka jadi bawahan hehe, yah biar sedikit asala rutin menurut mereka. Bagaimana dengan anda sendiri? Nah, terkait dengan buku yang pernah saya baca karyanya bang ippho juga, untuk menjadi seorang yang sukses kita bisa mengoptimalkan otak kanan kita. Didalam buku 7 keajaiban rezeki yang saya miliki, otak kanan  menganggap bahwa segala sesuatu itu mungkin, "imposible is nothing, nothing is imposible" katanya. Otak kanan itu siap menghadapi segala resiko dan perubahan, bandingkan dengan otak kiri.

Ternyata, selain kita berusaha keras, kita juga membutuhkan sebuah penyangga lainnya. Apa itu? mau tahu? Kita mesti bersandar dan lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Contohnya nih, kita rajinkan diri untuk rutin sholat wajib, sholat tahajjud, sholat dhuha, zakat, shodaqoh, sedekah dan amal-amal baik lainnya. katanya sih, orang kanan itu bisa dilihat dari jumlah sedekahnya hehe. Orang kanan sedekahnya nggak pernah itung-itungan. Gede ya sedekahnya hehe. yah, kira-kira seperti itulah. Karena, kita harus yakin bahwa Alloh Swt akan menukar apa yang sudah kita sedekahkan dengan berlipat-lipat. Sedekah tidak akan membuat kita menjadi berkurang hartanya dan menjadi miskin, bahkan justru sebaliknya. Percaya? harus percaya dong. mau kaya? banyakin sedekah.

Menjadi orang rata-rata memang begitulah adanya. Apakah anda senang menjadi pegawai, PNS misalnya? hehe, iya saya suka, wah itu sih sah-sah saja, hidup adalah pilihan kok. Ada ungkapan sederhana yang pernah saya baca, ingin kaya? orang kanan menjawab, oh iya tentu mari kita "tingkatkan penghasilan". Orang kiri pun menjawab dengan lirihnya, iya, ayo mari kita "ketatkan pengeluaran". Bagaimana? anda bisa memahami perbedaan yang sangat mencolok dari kedua jawaban itu? hehe

Sebenarnya banyak faktor ya yang dapat mempercepat rezeki kita. Tetapi sepertinya akan sangat panjang dan penuh jadinya kalo saya nekat menuliskan semuanya yang pernah saya baca dari buku nya mas ippho ke dalam postingan kali ini. Ingin tahu lebih banyak dan lebih lagi? saya sarankan membeli saja sendiri bukunya, judulnya 7 kejaiban rezeki. Saya sudah punya, mau pinjem? waduh bukannya pelit ya,  modal dikit dong hehe.

Anda pun bisa mencari berbagai buku atau apapun untuk mencari penyemangat bagi anda. Banyak kok, tenang saja. kebetulan saya memang baru punya buku 7 keajaiban rezeki nya bang ippho. Rezeki itu sudah diatur oleh Alloh Swt. Hidup adalah sebuah pilihan, anda mau menjadi pegawai atau pengusaha, itu terserah anda. Tetapi menurut saya, untuk menjadi orang yang sukses lebih besar peluangnya ketika kita memilih jalur usaha. Selain kita bisa mandiri, tentu saja tidak menutup kemungkinan kita mampu mengurangi angka pengangguran di negeri ini. Katanya sih sekolah kita ini mengajarkan kecenderungan mengagung-agungkan otak kiri. jadinya ya, yang kanan kalah, lulusan perguruan tinggi tujuannya hanya "mencari" kerja, tidak berani mencoba"menciptakan" pekerjaan. Hmm, tetapi itulah kenyataannya.

Padahal sebuah negara dikatakan berkembang dan makmur harus minimal mempunyai 2 persen pengusaha dari jumlah penduduknya. Lihat singapura, 7,2 persen. Amerika, 11,2 persen ( data saya ambil dari sini http://news.liputan6.com/read/479771/dukung-ical-hp-mkgr-saatnya-pengusaha-jadi-presiden ), bukan maksud kampanye ya, saya hanya search di google dan buka itu artikel hehe. Bandingkan dengan negara kita pengusahanya masih 0,54 persen, ini data juga didapat dalam artikel itu tadi. Bagaimana perasaan anda? masih ragu dan takut bercita-cita dan bermimpi menjadi seorang pengusaha? wong gratis kok takut, bermimpi dan bercita-cita besar kan nggak perlu bayar hehe.

Sudahlah, ini semua hanya apa yang terlintas di otak saya pagi ini. Tiba-tiba saja saya berkeinginan menuliskan semua ini, apa yang ada dibenak saya kedalam blog saya ini. Gabungkan usaha dan ketaatan kita pada Alloh Swt. Insyaalloh semua bisa menjadi nyata. Apa sih yang tidak mungkin bagi Alloh Swt? semua serba mungkin bagiNya. So, tinggal bagaimana saya dan anda semua menyikapi hal ini, mau biasa saja atau mau yang luar biasa? mari kita renungkan. Baca juga yang ini ya, daftar game online paling laris di Indonesia. Good bye!

Advertisement