Membiasakan Diri Untuk Terus Menulis

Menulis, siapa yang suka dengan kegiatan tulis menulis? banyak yang ternyata suka, namun tidak sedikit juga yang tidak menyukainya. Wajar lah ya!

Hmm, sebenarnya kegiatan menulis itu sangat menyenangkan lho! Tidak percaya jika belum mencoba dan meresapinya. Setiap ketukan jari pada keyboard saat merangkai kata begitu terasa nikmat mengalir indah.

Kemampuan menulis sebenarnya bisa diasah. Kuncinya gampang saja, rajin berlatih. Menulislah setiap hari. Tulis apa saja, yang terpenting menulislah dulu.

Jika memang hobi menulis, bawaannya ya suka dan puas ketika melakukan kegiatan menulis. Bagi yang basicnya memang kurang suka atau lebih parahnya tidak suka sama sekali, berat sih memang tapi bisa kok dibiasakan mendisiplinkan diri untuk berlatih menulis terus dan terus berlatih. Nanti lama-lama juga ada rasa suka, witing tresno jalaran soko kulino.

Mulai membiasakan diri untuk menulis, belajar menulis dan ingin konsisten menulis. Kedengarannya sih gampang ya, tapi prakteknya susah pakai banget.

Seringkali mau nulis apa juga bingung, mentok rasanya. Kalau sudah begini, bisa-bisa dari pagi sampai sore masih saja kertasnya putih bersih belum ada coretan sama sekali.

Menulis untuk berbagi, bisa jadi aktifitas yang sangat menyenangkan sekaligus dapat memberikan manfaat kepada orang lain/pembaca. Menulis hal-hal yang baik dan positif, bisa itu berupa informasi, tutorial, pengalaman dan lain sebagainya.

Biasanya, yang suka menulis, dapat dipastikan juga suka membaca. Menulis membutuhkan banyak referensi. Jika tidak suka membaca, malas membaca, muak dengan bacaan, otomatis tidak ada informasi yang masuk ke otak. Kalau sudah begini, bagaimana bisa menuliskannya kembali?

membiasakan diri untuk terus menulis

Jujur saja, saya sejak kecil tepatnya saat masih SD, memang kalau pas pelajaran mengarang, karangan saya lah yang paling panjang diantara teman-teman sekelas saya hehe. Tak tahu kenapa mengalir saja begitu waktu menulis dan mengarang indah.

Memang sih, sepertinya saya ada secercah harapan untuk bisa menulis. Tapi sering juga sih ketika ingin menuliskan artikel untuk blog ini, entah kenapa tidak ada ide mau menulis apa, alhasil malas menulis dan jarang posting haha.

Menulis itu ibarat seni, sebuah seni merangkai kata. Asal tidak gombal saja sih, kasihan yang digombalin. Ketika otak, rasa, jiwa dan jari sudah menyatu, maka akan terciptalah susunan huruf demi huruf yang menjadi kata, kalimat, paragraf dan sebuah tulisan utuh yang enak untuk dibaca.

Kemampuan menulis setiap orang memang tidaklah sama. Saya sendiri pun kurang begitu memahami aturan dalam menulis. Wajar lah ya, basic saya memang bukan asli dari dunia tulis menulis. Intinya sih bagi saya pribadi, asalkan tulisannya enak dibaca dan materi informasi yang ingin saya sampaikan dapat tersampaikan dengan baik dan benar dan membuat para pembaca senang dan puas. Itu saja sudah membuat saya gembira bukan kepalang.

Segera saja dieksekusi apabila ada ide yang melintas di otak. Buruan ditulis saja dulu, nanti tinggal dikembangkan. Bagi yang sering kesulitan mencari ide apa yang ingin ditulis, boleh lah main-main ke blog-blog tetangga. Banyak yang kemudian muncul ide fresh setelah membaca artikel di blog milik orang lain.

Menulis akan menjadi begitu nikmat manakala menulis sudah bukan lagi sebuah paksaan, tetapi kebutuhan. Memang bisa menjadikan kegiatan menulis sebagai sebuah kebutuhan? ya bisa saja lah, kita sendiri bisa mengkondisikannya kok!

Rasanya ada yang kurang kalau belum menulis, rasanya ada yang mengganjal ketika belum menerbitkan sebuah artikel huhuhu. Senangnya kalau sudah bisa mencapai tahap seperti ini!

Bagi yang kebetulan mengelola blog atau website, sudah menjadi kewajiban untuk secara kontinyu memberi makan blog/webnya dengan artikel fresh. Malas seringkali melanda, tapi wajib dilawan dong kalau ingin blog/webnya maju.

Jangan dulu memikirkan soal kunjungan apalagi soal duit haha. Terpenting point pertama adalah mengisi blog/website sebaik mungkin dengan aneka ragam tulisan fresh dan bermanfaat. Lama kelamaan, visitor tanpa disuruh pun sudah pada datang sendiri kok! Baru deh, kalau sudah ramai, bonusnya bisa dapat duit.

Membiasakan diri untuk terus menulis bukanlah perkara gampang. Ah masa sih? bisa iya, bisa juga tidak. Memang, namanya manusia pasti ada turun naiknya lah itu wajar. Kadang semangat menulis sedang memudar, bisa karena sedang menghadapi masalah, ditinggal pacar..oups..sedang memikirkan ujian sekolah/kuliah dll banyak lah sebab-sebabnya kenapa semangat menulis kadangkala drop.

Tetapi jika memang passion kita sudah begitu hebatnya dalam urusan tulis menulis, saya kira semangat menulis akan tetap terjaga atau paling tidak kembali menggelora setelah semua penyebab semangat menulis turun telah teratasi.

Di era seperti sekarang ini, kegiatan menulis sepertinya semakin dihargai daripada dulu (saya sih bacanya gitu). Komputer, laptop, gadget, internet telah begitu merasuk begitu dalam kedalam lapisan masyarakat mulai kalangan masyarakat kelas elit sampai masyarakat kelas terbawah. Anak-anak alay saja sekarang pegang smartphone lho haha!

Dengan berkembangnya teknologi seperti itu, terutama internet, maka dunia tulis menulis menjadi semakin diminati/dihargai dengan adanya blog-blog/website yang membutuhkan asupan gizi berupa artikel setiap harinya. Banyak orang kemudian berbondong-bondong ikut mem-build blog/web dan mulai menulis berbagai macam topik.

Biasanya kalau yang punya blog/web malas atau kewalahan mengisi artikel sendiri, mereka akan lebih memilih menyerahkannya pada content writer. Rezekinya konten weraiter nich! Siapa yang tertarik menjadi pengisi konten blog orang dan dibayar? hayo ngaku aja nggak usah malu2 haha!

Intinya sih, marilah kita sama-sama belajar membiasakan diri untuk menulis dan terus menulis. Hidup ini cuma sekali dan sudah sepantasnya kita mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat. Jangan kebanyakan molor dan main-mainnya saja haha!

Menulis yang ringan-ringan, lama-lama naik level menjadi menulis yang rada-rada berat, dan pada akhirnya mau menulis dari yang ringan sampai yang terberat oke-oke saja, semua dilahap hap hap,,malah nambah lagi. Keterusan deh menulisnya. Habisnya asyik sih!

Dalam belajar menulis memang harus ada target biar makin greget ada progresnya gitu lah. Hari ke hari harus ada peningkatan dong, jangan malah sebalinya malah semakin ngesot alias jalan ditempat/ tidak ada peningkatan.

Jika awalnya menulis hanya bisa 300 kata, cobalah ditingkatkan jadi 400 kata, jika sudah bisa 400 kata naikkan lagi jadi 500 kata dan pada akhirnya mau nulis berapa ribu kata ya tetap enjoy aja karena sudah terbiasa dan terlatih dengan baik.

Oh iya, menulis apa yang disukai biasanya tidak akan terasa terbebani lho. Coba saja, bagi yang suka sama dunia kecantikan misalnya, maka cobalah menulis seputaran tips-tips kecantikan dan semacamnya. Ketika menuliskan apa yang disukai, maka tak akan terasa berat, yang ada malah enjoy aja. Biasanya sih gitu!

Inti dari tulisan saya yang tidak jelas dan amburadul ini adalah membiasakan diri untuk terus menulis. Tidak terasa tulisan saya ini sudah lebih dari 1000 kata. Ya sudahlah, kalau kebanyakan kata malah mubadzir kayaknya, sebaiknya artikel ini saya cukupkan sampai sekian saja. Semoga bermanfaat ya! Semangat!
Load disqus comments

0 komentar