Merana Karena Cinta

Cinta, ah makanan apa itu? jatuh cinta, jatuh hati, kata orang sih indah, tapi belum tentu juga sih. Tidak jarang malah bisa membuat kita merasa nelangsa, merana karena cinta. Seringkali ketika seseorang dilanda cinta biasanya siap untuk diterima akan tetapi jauh dari kata siap untuk ditolak a.k.a tidak siap ditolak. Padahal, kemungkinan untuk ditolak juga cukup besar. Bagi yang cintanya diterima, berbahagialah, dan yang cintanya ditolak, pasti sakit sekali rasanya; ya saya juga tahu itu. Langsung lemes dan jadi galau tingkat akut.

Merana karena cinta boleh saja, tetapi jangan sampai kebangetan. Seperti kutipan lirik lagu ini; "merana boleh merana, serananya saja". Jadi jangan keterlaluan lah, karena sesungguhnya dunia ini hanya gurauan belaka, dunia ini fana guys!! Semua tak ada yang abadi. Jangankan cuma orang yang kita cinta, dunia seisinya ini juga akan ada akhirnya. So, sedih boleh sedih, tapi sekedarnya saja, sewajarnya saja ya!!

merana karena cinta

Jatuh cinta memang sangat wajar, cowok suka cewek dan cewek suka cowok. Siapa yang menyangka datangnya cinta, sebab musababnya pun beragam. Biasanya, cowok suka sama cewek cantik/cakep dan cewek suka sama cowok ganteng/cakep. Tetapi, faktor face bukan jadi satu-satunya patokan dalam dunia perjatuhcintaan. Tidak jarang ada faktor lain yang menjadi sebab timbulnya rasa suka dan cinta, misalnya saja dari akhlak, kebaikan hatinya, kecerdasannya dan lain sebagainya. Kalau bagi yang muslim, dalam islam diutamakan untuk mengedepankan yang baik "agama" nya ketika sedang memfilter seorang calon pendamping hidup.

Siapa sih yang tidak kesengsem dengan wanita cantik / pria ganteng? apalagi jika ditambah bonus perawakannya yang bagus, pinter, baik hati? wah, hampir semua kayak gitu keleess., jawabannya sama semua, "iya, ho'o..langsung bisa tertarik". Tapi, ada tapinya ya, dalam dunia love-love-an, ada juga "selera",. apakah itu? yap, tiap individu memiliki seleranya masing-masing dalam hal menggambarkan sosok "idaman" nya. Jadi begini deh saya jabarkan dikit biar pada mudeng, misalnya ada cowok A dan B. Si A ini, suka dengan cewek yang langsing, kulit putih, rambut lurus, wajah tirus. Sedang si B, suka sama cewek yang gendut, kulit gelap eksotis, rambut keriting dan wajah bulat. Namanya juga selera, ya suka-sukanya yang punya selera kan hehe.

Soal selera, jadi kesimpulannya gini, misalnya saja jika ada  cewek kebetulan lewat, kemudian spontan saya mengatakan wuih cewek itu cakep banget ya! kemudian teman saya nyeletuk, ah cewek kayak gitu kamu bilang cantik huuuu parah!! ternyata, saya dan teman saya memiliki penilaian yang berbeda terhadap cewek yang lewat tadi, karena ternyata saya dan teman saya memiliki selera yang berbeda! Paham ya sekarang?

Siapa yang pernah ngalamin merana karena cinta? hayo ngaku aja! Sakitnya tuh disana sini lho, sedih. Saya sendiri juga baru saja ngalamin lho, cinta ditolak dan kemudian diblokir total. Emaaaak, anakmu sedih maak!! Ya, kalau realitanya begitu ya mau gimana lagi tong!! ah elaaah tong tong, elu lebay banget seeh tong!! ya terima kenyataan aja lah!!

Sekali lagi dalam artikel ini saya tegaskan ya, merana boleh merana, tetapi sekedarnya saja! Seiring berjalannya waktu, pasti semua akan bisa terobati dan semua kembali berjalan normal lagi dan pasti akan disediakan ganti yang lebih baik dan terbaik untuk kita.

Jika cinta ditolak, mungkin dia memang bukan yang terbaik untuk kita. Berfikir positif aja lah, ingat ini;
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)
Mungkin ada yang tertarik ngebaca artikel saya yang lainnya :
Sekian saja curhatan nggak jelas pagi ini, kalau ada salah salah kata maapin ane yei!! Namanya juga manusia tempatnya salah dan lupa. See u next time !!
Load disqus comments

0 komentar